Setelah semalam melihat screening dan diskusi tentang film ini di pendopo sopingen warung jawi, teryata masih banyak hotel yang berdiri di kota jogja yang tidak memiliki ijin pengambilan air tanah. bahkan ada salah satu mall di jogja yg berdiri sejak beberapa tahun lalu sampai sekarang pun tidak memiliki ijin pengambilan air tanahnya :’) sungguh miris, setelah dahulu “BALI” yang merasakan dan kini “YOGYAKARTA” bahkan untuk tahun tahun kedepan tak dipungkiri kota lain yang menjadi ikon pariwisata akan bernasib sama.

Dalam 10 tahun terakhir, jumlah kamar hotel di Yogyakarta bertambah lebih dari 3.000 unit.

Setiap kamar rata-rata membutuhkan 380 liter air per hari. Sementara rata-rata rumah tangga hanya 300 liter per hari.

Ini adalah sebuah dokumenter yang menggambar bagaimana kompetisi memperebutkan air tanah antara warga dan industri pariwisata, yang menyulut sindiran #JogjaAsat (Jogja Kering).

[ JOGJA DARURAT ]

KEMBALIKAN AIR KAMI…!
kami rela tidak jadi tujuan wisata, asal air kami tetap ada!

Jogja tidak darurat logo, untuk apa logo yang bagus yang semakin mengundang wisatawan-wisatawati dari penjuru dunia ke jogja tapi yang menikmati untungnya hanya pemilik-pemilik modal dan investor-investor kaya yang punya saham dimana-mana termasuk di HOTEL-HOTEL dan tempat PELAYANAN WISATA?

#jogjadaruratair karena begitu banyak hotel yang merenggut air warga. Mereka yang bersuka-ria di hotel dengan kolam renang yang jernih, bathtub yang nyaman, sauna dan kolam air hangat yang memanjakan, tapi warga jogja kehilanga air sumur. Ya, KEHILANGAN.

#jogjadiseranghotel, mari serang balik mereka yang merebut kekayaan bersama. Jika pun salah satu kita per dan mereka percaya undang-undang dan peraturan negara yang lemah itu, coba lihat peraturan yang samasekali tidak sempurna itu pun mengatur bahwa Air di lingkungan hidup warga negara Indonesia adalah milik bersama dan punya hak bebas digunakan sebaik-baiknya oleh seluruh warga negara tanpa gangguan. Lihat!

#kembalikanairkami, karna air adalah salah satu rahmat Allaah Yang Maha Kuasa untuk menghidupi hamba-hambaNya, SEMUANYA, buka hanya pemilik-pemilik modal dan investor-investor kaya yang punya saham dimana-mana termasuk di HOTEL-HOTEL dan tempat PELAYANAN WISATA!

[ JOGJA DARURAT AIR ]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s